- oleh Pengasih2_KP2025
- 11 Juli 2026 08:16:14
- 5 views
Indeks Kepuasan Masyarakat UPT Puskesmas Pengasih II Tahun 2025 Capai 85,48 dengan Kategori Mutu Pelayanan “Baik”
Kulon Progo – UPT Puskesmas Pengasih II kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Tahun 2025. Berdasarkan hasil penilaian mandiri yang dilaksanakan selama periode Januari hingga Desember 2025, UPT Puskesmas Pengasih II memperoleh nilai IKM sebesar 85,48 yang termasuk dalam kategori “Baik”. Capaian ini mencerminkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap berbagai layanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas serta menjadi indikator positif atas upaya peningkatan mutu pelayanan publik yang dilakukan secara berkelanjutan.
Survei Indeks Kepuasan Masyarakat merupakan salah satu instrumen evaluasi yang digunakan untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Melalui survei ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan penilaian secara objektif mengenai berbagai aspek pelayanan, mulai dari prosedur pelayanan, kompetensi petugas, kecepatan pelayanan, sarana dan prasarana, hingga sikap petugas dalam memberikan pelayanan. Hasil survei tidak hanya menjadi tolok ukur kinerja penyelenggara pelayanan, tetapi juga menjadi dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas pelayanan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pada pelaksanaan survei tahun 2025, sebanyak 557 responden berpartisipasi dalam memberikan penilaian. Tingginya jumlah responden menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mendukung proses evaluasi pelayanan kesehatan. Partisipasi masyarakat yang luas memberikan gambaran yang lebih representatif mengenai kualitas pelayanan yang telah diberikan oleh UPT Puskesmas Pengasih II sepanjang tahun.
Berdasarkan karakteristik responden, komposisi berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa 348 responden (62,48%) merupakan perempuan, sedangkan 209 responden (37,52%) merupakan laki-laki. Kondisi ini menggambarkan bahwa perempuan masih menjadi kelompok pengguna layanan kesehatan yang dominan, baik dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan bagi dirinya sendiri maupun bagi anggota keluarganya. Tingginya partisipasi perempuan juga memperlihatkan peran strategis perempuan dalam mendukung perilaku hidup sehat di tingkat keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, jika ditinjau dari tingkat pendidikan, mayoritas responden berasal dari kelompok pendidikan SMA sebanyak 396 orang (71,09%), diikuti lulusan Diploma III sebanyak 111 orang (19,93%), Sarjana (S1) sebanyak 23 orang (4,13%), SMP sebanyak 19 orang (3,41%), Magister (S2) sebanyak 5 orang (0,90%), dan SD sebanyak 3 orang (0,54%). Komposisi ini menunjukkan bahwa penilaian terhadap pelayanan berasal dari masyarakat dengan latar belakang pendidikan yang beragam, sehingga hasil survei memiliki tingkat representativitas yang cukup baik dalam menggambarkan persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan.
Nilai IKM sebesar 85,48 menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh UPT Puskesmas Pengasih II telah memenuhi harapan masyarakat pada berbagai aspek pelayanan. Predikat “Baik” merupakan hasil dari sinergi seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung yang secara konsisten berupaya memberikan pelayanan yang profesional, ramah, cepat, tepat, serta mengedepankan prinsip keselamatan pasien. Capaian tersebut juga mencerminkan keberhasilan implementasi budaya kerja BerAKHLAK yang mengedepankan orientasi pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmonisasi, loyalitas, adaptabilitas, dan kolaborasi dalam setiap aktivitas pelayanan kesehatan.
Keberhasilan memperoleh kategori mutu pelayanan “Baik” tentu bukanlah tujuan akhir, melainkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran UPT Puskesmas Pengasih II untuk terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan (continuous quality improvement). Berbagai masukan, kritik, dan saran yang diberikan masyarakat melalui survei IKM akan dianalisis secara sistematis sebagai bahan penyusunan rencana tindak lanjut peningkatan mutu pelayanan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip tata kelola pelayanan publik yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan (people-centered service), sehingga setiap kebijakan dan inovasi yang dikembangkan benar-benar berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.
Selain sebagai bentuk akuntabilitas publik, publikasi hasil IKM juga menjadi wujud transparansi penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan menyampaikan hasil survei secara terbuka, UPT Puskesmas Pengasih II berharap dapat membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di masa mendatang. Kolaborasi antara penyedia layanan dan masyarakat merupakan faktor penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Kepala UPT Puskesmas Pengasih II, dr. Salamah Sri Nurhayati, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam memberikan penilaian. Menurut beliau, setiap masukan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kualitas pelayanan sesuai dengan standar pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Ke depan, UPT Puskesmas Pengasih II akan terus memperkuat berbagai inovasi pelayanan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, serta memperbaiki sarana dan prasarana pendukung pelayanan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengalaman masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin cepat, mudah, aman, dan berkualitas.
Dengan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 85,48 pada tahun 2025, UPT Puskesmas Pengasih II semakin optimis untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Kulon Progo. Semangat "Melayani dengan Hati, Sehat untuk Semua" akan terus menjadi landasan dalam setiap upaya peningkatan mutu pelayanan, sehingga kepuasan masyarakat tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.