- oleh Pengasih2_KP2025
- 25 Juni 2026 10:28:11
- 2 views
Puskesmas Pengasih II Menjadi Narasumber Edukasi Bahaya Merokok di SD Negeri Kedungtangkil
Kulon Progo, 18 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda mengenai pentingnya hidup sehat tanpa rokok, Puskesmas Pengasih II menghadiri kegiatan edukasi kesehatan sebagai narasumber materi bahaya merokok di SD Negeri Kedungtangkil, Kulon Progo, pada tanggal 18 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif yang dilakukan Puskesmas Pengasih II untuk membangun perilaku hidup sehat sejak usia sekolah. Edukasi mengenai bahaya merokok diberikan kepada para siswa sebagai langkah awal dalam mencegah munculnya perilaku merokok pada anak dan remaja yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan di masa depan.
Dalam penyampaian materi, narasumber dari Puskesmas Pengasih II menjelaskan berbagai kandungan berbahaya yang terdapat dalam rokok, seperti nikotin, tar, karbon monoksida, dan berbagai zat kimia lainnya yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak merokok terhadap organ tubuh, khususnya paru-paru, jantung, pembuluh darah, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selain membahas dampak kesehatan, peserta juga diberikan informasi mengenai bahaya paparan asap rokok bagi perokok pasif. Anak-anak diajak memahami bahwa meskipun tidak merokok, seseorang tetap dapat mengalami risiko gangguan kesehatan apabila sering terpapar asap rokok di lingkungan rumah maupun tempat umum.
Materi disampaikan dengan metode yang menarik dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Melalui diskusi, tanya jawab, dan penyampaian contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif berpartisipasi dalam sesi pembelajaran.
Kegiatan edukasi ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai hidup sehat sejak dini. Para siswa diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap rokok, menghindari pengaruh negatif lingkungan, serta menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Puskesmas Pengasih II menekankan bahwa pencegahan perilaku merokok harus dimulai sejak usia anak-anak melalui pendidikan kesehatan yang berkelanjutan. Dengan pemahaman yang baik mengenai dampak buruk rokok, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa. Melalui kolaborasi antara sektor kesehatan dan pendidikan, diharapkan upaya promosi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak kelompok sasaran sehingga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari pengaruh rokok.
Puskesmas Pengasih II akan terus berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan edukasi kesehatan di sekolah sebagai bagian dari upaya pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan peningkatan perilaku hidup sehat di masyarakat. Edukasi bahaya merokok ini diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk menjaga kesehatan diri serta berperan aktif dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan bebas rokok.