- oleh Pengasih2_KP2025
- 22 Juli 2026 10:17:18
- 5 views
Pengasih, 22 Juli 2026 – UPT Puskesmas Pengasih II menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bersama 22 sekolah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Pengasih II pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, guru pembina UKS, serta perwakilan lintas program Puskesmas Pengasih II sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program kesehatan di lingkungan sekolah.
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk meningkatkan kolaborasi antara sektor kesehatan dan sektor pendidikan dalam mendukung terwujudnya peserta didik yang sehat, aktif, cerdas, dan berkarakter. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan pelaksanaan UKS tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu membangun budaya hidup bersih dan sehat yang diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, pihak Puskesmas Pengasih II menyampaikan bahwa sekolah merupakan salah satu tatanan penting dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Oleh karena itu, keberhasilan program kesehatan sekolah memerlukan dukungan aktif dari seluruh unsur pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan hingga peserta didik. Melalui Rakor UKS ini diharapkan seluruh sekolah memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan dan pelaksanaan program UKS di tahun 2026.
Pada kesempatan tersebut disampaikan berbagai program kesehatan sekolah yang akan dilaksanakan secara terpadu selama tahun 2026, antara lain pelaksanaan skrining kesehatan peserta didik, penjaringan kesehatan, imunisasi sekolah sesuai jadwal nasional, pembinaan kader kesehatan remaja dan dokter kecil, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan reproduksi remaja, kesehatan gigi dan mulut, pencegahan penyalahgunaan NAPZA, kesehatan jiwa remaja, pencegahan penyakit menular, serta pembinaan keamanan pangan jajanan sekolah. Selain itu juga dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya pelaporan kegiatan UKS sebagai bahan monitoring dan evaluasi program.
Peserta rapat juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan UKS di masing-masing sekolah. Berbagai masukan disampaikan, mulai dari optimalisasi peran Tim Pelaksana UKS, penguatan kader kesehatan sekolah, pemanfaatan ruang UKS secara optimal, hingga peningkatan keterlibatan orang tua dalam mendukung perilaku hidup sehat peserta didik. Diskusi berlangsung interaktif sehingga menghasilkan berbagai solusi yang dapat diterapkan sesuai kondisi masing-masing sekolah.
Puskesmas Pengasih II menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan teknis kepada seluruh sekolah melalui pembinaan rutin, kegiatan penyuluhan kesehatan, monitoring pelaksanaan UKS, serta koordinasi lintas sektor. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman sehingga mendukung proses belajar mengajar yang optimal.
Melalui Rakor UKS ini juga disusun komitmen bersama antara Puskesmas Pengasih II dan 22 sekolah untuk terus memperkuat implementasi Trias UKS yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan peserta didik sekaligus membentuk generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.
Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut sebagai pedoman pelaksanaan program UKS di masing-masing sekolah. Dengan adanya koordinasi yang baik antara Puskesmas Pengasih II dan seluruh satuan pendidikan di wilayah kerjanya, diharapkan berbagai program kesehatan sekolah dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkesinambungan sehingga mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, berkualitas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.